Teknik Strobist Dalam Fotografi

Teknik Strobist dalam Fotografi

Seringkali kita mendengar Istilah Strobist……..
apa sih itu Strobist??
teknik ini menggunakan cahaya buatan (artificial light) lampu flash yang di picu dari kamera, artinya flashnya gak nempel di body kamera, teknik ini bisa untuk segala jenis pemotretan yang gak perlu ribet bawa peralatan lighting yang berat dan besar, bisa untuk prewedding dan lain sebagainya, namun kekurangan dari teknik ini adalah kalo kita memakai flash external yang standar, yaitu:
1. Maksimal kecepatan kamera adalah 1/250 lebih dari itu gak sanggup, kecuali pakek yang type HSS ( cari di google deh apa itu ) kalau kita paksain, pakek speed lebih dari 1/250. Hasil gambarnya kayak kucing… alias belang….
2. Butuh tenaga yang banyak, paling tidak bawalah cadangan baterai gak lucu deh sumpah, kalo udah masang ini itu trus baterai down…..
3. Butuh asisten kalau pas motret, kalau egak pakek sebenarnya gak papa sih Cuma mungkin bakal lebih sehat soalnya bakal bolak balik, mondar mandir…..


oke bagi kalian yang sedang belajar fotografi seperti saya, perlu dicoba teknik ini….
sederhana kok , yang akan saya share disini adalah teknik strobist dengan peralatan sederhana,
pertama siapkan alat alatnya
1. Kamera ( jelas donk emank motret pakek batu bata bisa )
2. Lensa ( disini saya pakek lensa beragam mulai kit ,Fix dan tele )
3. Trigger
4. Flash External
5. Light Stand
6. Difusser/ softbox/ octagon softbox ( gak wajib kalo yang ini )
7. tallent model


Berikut adalah hasil penerapan teknik strobist dengan satu buah lampu flash


Model : Elma Ovita
Lokasi Gresik
Pertimbangan ketika kapan memakai teknik ini adalah pada saat cahaya matahari sedang terik atau pada saat pukul 11.00-13.00 WIB, kebetulan lokasi yang saya datangi lumayan keren... saya putuskan untuk memakai teknik ini. akan sangat disayangkan apabila kita memakai lensa bukaan lebar, dan menghasilkan efek bokeh saja. karena itu saya gunakan lensa kit dan satu lampu flash yang saya letakkan pada sisi kanan model. dengan pengaturan kamera F 6.3 Speed 1/250 (max syncro) dan Iso 100 flash menggunakan 1/2) hasilnya kita dapat mood model yang tidak backlight background dan langit yang tercover dalam kamera secara pas.


Model : Elma Ovita
Lokasi Gresik
Pada foto ini memakai lensa bukaan lebar f 1.2 fix 50mm. dipotret sekitar menjelang malam hari. kira kira pukul 17.30 an, disini saya mengharapkan background yang bokeh dari dari lampu lampu yang ada disana, jadi saya memakai lensa bukaan lebar, namun karena kondisi yang minim cahaya kita membutuhkan strobist untuk bisa mengcover mood model d dalam kamera kita,
saya pakai satu lampu sebelah kanan model dengan flash 1/64 karena kita tidak terlalu banyak membutuhkan cahaya.



Model : Renanda
Lokasi Gresik
menggunakan lensa Tele untuk mendapat portrait yang baik. menggunakan F4 kecepatan 1/200 , teknik strobist saya gunakan untuk mendapatkan rambut indah dari model. posisi flash bawah sebelah kanan. selain itu karena warna background yang relatif gelap akan membuat tekstur rambut menyatu dengan background

                                                  

Model : Renanda
Lokasi Gresik
Masih menggunakan Lensa Tele. strobist bisa juga digunakan untuk meratakan cahaya sekitar yang kadang tertutup dedaunan, tembok dan lain sebagainya.


demikian alat sederhana dan pengaplikasian dalam menerapkan teknik strobist, untuk karya yang lain akan saya share selanjutnya...
selamat mencoba. teknik strobist membutuhkan banyak latihan untuk mendapatkan cahaya yang pas, terutama membuat portrait.

Salam Jepret.

Labels: , , ,