Review Adapter AF Commlite EF to E mount Body Sony A7 MarkII





Kamera DSLR dan Mirorless semakin berkembang dewasa ini, untuk membuat karya yang bisa dikatakan bagus, harus tepat menggunakan kombinasi antara body dan lensa kamera. semakin banyaknya variant type kamera membuat  banyak juga aksesoris yang harus dipilih. 

Setelah beberapa tahun saya menggunakan kamera Canon saya beralih ke kamera sony alpha system E- Mount. saya memilih sony A7 Mark II sebagai kamera baru saya. hal yang membuat saya bingung adalah ketika memakai lensa. karena sony A7 Mark II merupakan kamera fullframe mau tidak mau harus menggunakan kamera Fullframe juga. masalah lain adalah lensa FE ( lensa sony untuk format 35mm Fullframe) harganya mahal (sebenarnya relatif sih tapi bagi saya mahal). dikarenakan hal tersebut saya memilih adapter untuk memasangkan lensa canon pada body kamera Sony. tentu saja adapter yang bisa berfungsi autofokus, setelah mencari ada banyak pilihan diantaranya metabones, Sigma Mc-11 , Commllite, Procore, Viltrox, setelah membandingkan harga dan review di internet saya memutuskan membeli Commlite Adapter. disamping karena harganya yang menurut saya masih terjangkau dibeberpa review berjalan secara baik untuk dipasangkan pada body kamera sony a7markII.






berikut pengalaman saya memakai adapter Commlite.
1. Adapter ini cocok dipasangkan di Kamera Fullframe Maupun APS-C system E-Mount
2. Test Pertama saya memakai lensa 50 mm STM canon hasilnya AF nge-Lock Secara presisi dan lumayan cepat ( gak ngebut banget ) tapi masih bisa mengejar moment .
3. Setelah saya upgrade firmware kamera saya AF menjadi lebih cepat bahkan untuk low light menggunakan lensa 50mm STM auto fokus menggunakan adapter commllite masih oke. 
4. Test selanjutnya menggunakan lensa 50mm II ( lensa Murmer segala umat) hasilnya AF hunting tidak bisa ngelock .
5. Menggunakan lensa TELE Canon 70-200F4 non IS . lancar walapun AF performa agak turun dibanding dengan menggunakan 50mm STM, 
6. Tele 80-200 f2.8 agak miss fokus dan lama untuk AFnya mungkin juga faktor lensa yang berat.
7. Tele 70-200 f2.8 Is menggunakan lensa ini bukaan yang bisa di set pada kamera hanya pada f3.2 AF masih bisa lock walaupun agak terasa lambat.
8. canon 50 mm F1.4 disini saya tidak bisa dapat fokus sama sekali dan bukaan hanya sampai F 3.2
9.canon 85mm f1.8 sama halnya no8. diatas hanya saja bukaan bisa sampai 1.8 bisa lock dengan setting contrast detection pada kamera
10. lensa 20-35usm. miss fokus walaupun AF lumayan cepat.

dari semua test yang dilakukan diatas menggunakan setting kamera AF Phase Detection Auto Fokus.
untuk beberapa lensa diatas pada saat fokus tidak bisa lock, rubah setting pada Contrast Detection Auto Fokus pada kamera. dan berhasil.. lensa 85 mm f.8 bisa lock begitu juga dengan lensa yang lain.

Video Unboxing dan Test bisa dilihat di bawah ini




Model Naura Lokasi Gresik
take Sony A7 MarkII Lensa canon 70-200F4 commlite Adapter
 
Mode Phase Detection Auto Focus



Model Wynnie Lokasi Gresik
take Sony A7 MarkII Lensa canon 85mm F1.8 USM commlite Adapter

Mode Contrast Detection Auto Focus



Model Desarah Lokasi Gresik
take Sony A7 MarkII Lensa canon 50mm F1.8 STM commlite Adapter

Mode Phase Detection Auto Focus
untuk Hasil dari lensa 50mm STM menggunkan Commlite Adapter pada saat low light malam hari, Bisa dilihat pada postingan saya sebelumnya di sini MEMOTRET MALAM TANPA FLASH  


Kesimpulannya adapter ini layak dibeli. jika ingin performa yang lebih baik lensa NATIVE lebih recomended, tapi bagi saya yang lebih sering memotret yang tidak terlalu sering mengejar moment dan tidak punya banyak budget . membeli adapter ini adalah pilihan baik. saat ini saya menggunakan lensa 50mm STM  dan lensa 85mm f1.8usm.